Bulan Ramadhan bukan hanya momen ibadah, tetapi juga waktu terbaik untuk meningkatkan omzet usaha, terutama bisnis baju branded. Setiap tahun, permintaan pakaian meningkat drastis menjelang Idul Fitri. Bagi pelaku usaha maupun pemula, Ramadhan adalah momentum emas untuk meraih keuntungan maksimal dari bisnis baju branded.
1. Permintaan Pasar Naik Drastis
Menjelang Lebaran, masyarakat berlomba-lomba membeli pakaian baru untuk:
-
Buka puasa bersama
-
Mudik Lebaran
-
Hari Raya Idul Fitri
-
Acara keluarga dan silaturahmi
Baju branded menjadi pilihan karena kualitasnya bagus, model kekinian, dan terlihat lebih eksklusif. Kondisi ini membuat penjualan bisa naik 2–3 kali lipat dibanding bulan biasa.
2. Daya Beli Konsumen Lebih Tinggi
Di bulan Ramadhan, banyak konsumen menerima:
-
THR (Tunjangan Hari Raya)
-
Bonus dan insentif tahunan
-
Dana simpanan khusus Lebaran
Dengan daya beli yang meningkat, konsumen tidak ragu membeli pakaian branded meskipun harganya sedikit lebih tinggi. Inilah peluang besar untuk meningkatkan margin keuntungan.
3. Produk Branded Lebih Cepat Laku
Keunggulan utama baju branded adalah:
-
Nama brand sudah dikenal
-
Kualitas terjamin
-
Lebih mudah meyakinkan pembeli
Saat Ramadhan, konsumen cenderung tidak mau ambil risiko dengan produk kualitas rendah. Mereka memilih pakaian branded karena lebih awet dan nyaman dipakai saat Lebaran.
4. Margin Keuntungan Lebih Besar
Bisnis baju branded sisa ekspor atau stocklots memungkinkan pelaku usaha mendapatkan harga beli jauh di bawah harga pasar. Di bulan Ramadhan:
-
Harga jual bisa naik
-
Permintaan tetap tinggi
-
Barang cepat berputar
Dengan strategi harga yang tepat, keuntungan bisa mencapai 50%–75% per item.
5. Banyak Produk Fast Moving Saat Ramadhan
Produk baju branded yang paling laris di bulan Ramadhan antara lain:
-
Baju anak branded
-
Dress wanita
-
Kemeja dan kaos premium
-
Setelan keluarga
-
Pakaian muslim casual
Produk-produk ini memiliki perputaran cepat dan sangat diminati menjelang Lebaran.
6. Cocok untuk Pemula dan Usaha Rumahan
Bisnis baju branded di bulan Ramadhan sangat cocok untuk:
-
Ibu rumah tangga
-
Reseller pemula
-
Usaha tanpa toko fisik
Cukup memanfaatkan WhatsApp, Instagram, TikTok, dan marketplace, penjualan bisa berjalan lancar tanpa modal besar.
7. Promosi Lebih Mudah dan Efektif
Tema Ramadhan memudahkan pelaku usaha membuat konten promosi, seperti:
-
Promo Ramadhan & Lebaran
-
Paket bundling keluarga
-
Flash sale jelang Idul Fitri
-
Testimoni pembeli
Konten bertema Ramadhan biasanya lebih cepat menarik perhatian dan meningkatkan closing.
8. Peluang Repeat Order Setelah Lebaran
Keuntungan tidak berhenti saat Lebaran selesai. Konsumen yang puas akan:
-
Melakukan repeat order
-
Merekomendasikan ke teman dan keluarga
-
Menjadi pelanggan tetap
Artinya, Ramadhan bisa menjadi awal pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Belum Ada Komentar